10 Tips Memilih Furniture Anak yang Aman dan Berkualitas

https://www.sinarmebel.com/product-category/furniture-anak/

Bagi keluarga baru yang berencana segera punya momongan, harus mulai menyiapkan kamar khusus untuk anak. Anda kemudian perlu mengisinya dengan furniture anak yang sesuai dengan karakter mereka.

Nah, di sinilah tantangannya. Anda harus membuat perencanaan yang matang. Sebelum itu simak dahulu tips yang kami rangkum, agar memilih furniture yang pas dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tips Memilih Furniture Anak

Ruangan pribadi untuk anak idealnya terdiri dari empat bagian yang berbeda, yaitu tempat istirahat, ruang penyimpanan, serta area belajar dan bermain.

Hanya saja, pembagian area tersebut baru akan mulai berlaku ketika si kecil telah lepas dari usia balita.

1. Memilih Boks Bayi

Saat masih bayi, tentunya buah hati harus berada dekat dengan sang ibu sehingga Anda belum perlu mengalokasikan ruangan khusus.

Anda dapat menyediakan area istirahat bayi di ranjang Anda sendiri atau menempatkannya di kotak tidur demi mengurangi risiko tertindih. Begini tips memilih boks bayi.

  • Pastikan ukurannya pas, sehingga muat saat ditaruh di kamar Anda. Penting juga untuk memperhatikan ketinggian pagarnya. Paling tidak 50 – 60cm, sudah cukup aman untuk menghindari risiko bayi terjatuh dari kotak tidurnya.
  • Pilihan material furniture anak juga patut diperhatikan, juga desain dan konstruksinya. Pastikan boks terbuat dari bahan yang aman sekaligus awet. Desainnya bebas dari sudut-sudut tajam yang berisiko melukai bayi. Konstruksinya pun harus presisi, nyaman, sekaligus kokoh dalam menahan beban.
  • Terdapat banyak model kotak tidur bayi di pasaran. Boks dengan pintu geser kurang direkomendasikan karena berisiko membuat si kecil terjepit. Supaya lebih aman, hindari memasang hiasan dekorasi. Sebaliknya Anda bisa memasang kelambu untuk melindungi bayi dari serangga.
  • Khusus untuk kasur, tidak disarankan memilih yang terlalu empuk. Pasalnya itu juga berisiko membuat bayi ‘tenggelam’ sehingga akan bahaya jika dia sudah mulai telungkup. Sebaiknya pilih boks bayi dengan matras atau kasur yang tidak terlalu lunak berbalut kain sprei lembut.
  • Daripada membeli, pertimbangkan opsi menyewa boks bayi. Ingatlah bahwa masa pakai boks bayi tidak terlalu panjang sehingga menyewa dinilai lebih efisien karena umumnya harga kotak tidur bayi cukup mahal.

2. Kamar untuk Anak

Suatu saat buah hati Anda akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Maka Anda harus mulai mengajarkan kepada mereka kemandirian sejak dini. Waktu yang disarankan untuk mulai memisahkan anak dari kamar orang tua adalah pada rentang usia empat tahun dan paling lambat 12 tahun.

Tapi bagaimanapun juga, pastikan lokasi kamar anak berdekatan dengan kamar orang tua. Tentukan juga fitur-fitur kamar sekaligus pilihan dekorasi terbaik bagi mereka. Bagaimana caranya? Berikut tips mendekorasi dan memilih furniture anak untuk ruangan pribadinya.

·         Menentukan Tema Dekorasi

Pertama-tama Anda dapat menentukan tema khusus sesuai karakter anak. Umumnya itu akan berhubungan dengan hal-hal yang disukai mereka, seperti warna-warna atau tokoh kartun favorit. Namun perlu diingat bahwa selera anak juga cepat berubah seiring bertambahnya usia.

Agar lebih efisien, sebaiknya hindari opsi set furniture anak dengan konsep tampilan yang cepat usang. Pilihlah desain furniture anak fleksibel yang sekiranya akan bertahan lebih lama. Perhatikan pula desain, material, serta ukuran, setidaknya tetap pas sampai dia beranjak remaja.

Tambahkan item-item dekoratif untuk mengurangi kesan monoton. Seperti motif sprei dan sarung bantal guling lucu, stiker, boneka, atau hiasan yang bisa dibongkar pasang. Anda juga bisa mendekorasi dengan bermain warna atraktif pada cat dinding atau memasang poster-poster unik.

·         Pastikan Keamanannya

Hampir sama seperti saat memilih boks bayi, furniture anak juga harus dipastikan keamanannya. Salah satu yang disarankan adalah furniture anak berbahan kayu solid dengan finishing bahan alami tanpa campuran bahan kimia.

Desain furniture anak sebaiknya bersudut tumpul. Masing-masing bagiannya terpasang dengan kuat, rapat, dan presisi. Akan lebih baik lagi jika ukurannya dapat diatur sedemikian rupa menyesuaikan tumbuh kembang anak.

Anda pun perlu memperhatikan beberapa detail di ruangan anak. Misalnya engsel dan pegangan pintu serta jendela, instalasi kabel, mekanisme pintu lemari atau laci, tingkat kekuatan item dekorasi yang terpasang, dan lain sebagainya. Demi keamanan, sebaiknya periksalah secara berkala.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan kamar serta memilih furniture anak. Berikutnya adalah beberapa pilihan perabot untuk anak dengan model sesuai tema yang sedang populer belakangan, yaitu minimalis.  

Furniture Anak: Box Bayi Minimalis

Dimulai dari box bayi minimalis, terdapat lima rekomendasi dalam daftar furniture anak di bawah ini.

Tentunya masing-masing kotak tidur berikut memiliki konsep berbeda, juga desain tampilan berciri khas unik. Namun, tetap disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan si buah hati.  

1. Rockwell Bassinet

Bassinet adalah tempat tidur bayi berbentuk menyerupai keranjang. Umumnya memiliki kaki-kaki penyangga, seperti pada meja.

Desainnya furniture anak jenis ini memang dibuat khusus untuk bayi baru lahir hingga berusia maksimal satu tahun.

Rockwell Bassinet sendiri merupakan karya sepasang desainer suami istri asal Kanada. Boks bayi minimalis ini keranjangnya berbentuk oval berlapis kain mikro suede yang lembut.

Untuk bagian kaki-kakinya terbuat dari logam dengan alas melengkung yang bisa diayunkan untuk membuai si buah hati. 

2. Nursery Works Vetro Crib

Desain kotak tidur bayi satu ini juga tak kalah uniknya.

Tampilannya begitu modern, seluruh permukaannya transparan karena terbuat dari akrilik. Ini akan memudahkan orang tua mengontrol kondisi bayi saat berada di dalam kotak tidurnya.

Jika Anda berpikir bahwa akrilik kurang aman, desainer Daniel Fong berani menjamin bahwa material yang ia pakai bebas bahan kimia dan 100% bisa didaur ulang.

Guna mempercantik tampilannya, Anda dapat mengganti kain pelapis matras sesuai selera.

3. Bedside Me Dreamer Bassinet

Furniture anak berikutnya adalah box bayi minimalis berbentuk bassinet. Berbeda dari sebelumnya, keranjang satu ini memiliki fitur tambahan berupa pintu kain buka tutup via resleting.

Dengan begitu, box dapat ditempatkan pada posisi tepat di samping tempat tidur ibu tanpa terhalang dinding keranjang.

Fitur selanjutnya terdapat pada bagian kaki-kaki yang bisa diatur ketinggiannya. Bayi dapat tidur pulas di dalam keranjang berlapis kain jaring-jaring tipis (mesh) yang nyaman.

Tampilan furniture anak ini pun minimalis dengan lapisan kain berwarna netral dan kaki-kaki logam.

4. Natural Wood Crib

Berbahan kayu solid, desain kotak tidur bayi berikutnya memadukan tema klasik sekaligus minimalis. Klasik karena mirip dengan box model lawas yang berpagar batang-batang kayu berbentuk tabung.

Unsur minimalis muncul lewat tampilannya yang mempertahankan permukaan kayu aslinya.

Jika ingin mempercantik atau meningkatkan nuansa atraktif, Anda cukup menerapkannya pada lapisan kasur.

Tentukan beberapa jenis sprei dengan warna-warna lembut atau motif-motif lucu dan pastikan bahannya berkualitas tinggi serta mampu menyerap keringat dengan baik.

5. Keranjang Bayi Gantung

Rekomendasi berikutnya merupakan keranjang bayi model gantung.

Dinding dan alasnya menggunakan kain linen dari serat alami, membungkus rangka keranjang yang terbuat dari logam antikarat.

Sementara, talinya memakai serat katun kuat dengan tiang kokoh yang juga dari logam antikarat.

Desain furniture anak keranjang bayi satu ini hampir menyerupai sarang burung. Keranjang dapat diayun-ayunkan untuk membuat bayi terbuai sampai tidur pulas.

Setiap bagiannya pun dapat dibongkar pasang sehingga mudah dipindahkan kemana saja.

Furniture Anak: Tempat Tidur Anak Minimalis

Sedikit tips tambahan khusus saat memilih tempat tidur anak, berilah si buah hati sedikit kebebasan.

Artinya, si kecil sebisa mungkin berkesempatan mencoba kasur dan menentukan yang paling nyaman buatnya.

Namun, jangan lupa untuk mengutarakan pandangan Anda tentang kenyamanan sebuah tempat tidur. 

1. Ranjang Chic Pink

Tempat tidur anak minimalis pertama dalam daftar furniture anak ini cocok untuk putri Anda. Desainnya sederhana, memiliki tampilan chic lewat dipan warna merah muda.

Bagian headboard begitu simpel dengan bentuk setengah lingkaran, sudah cukup membuat ranjang ini tampak cantik.

Dipan setinggi betis terbuat dari kayu, tetapi permukaan luarnya diberi lapisan kain lembut dengan aksen lis.

Kaki-kakinya mencirikan gaya perabot Skandinavia yang ujungnya membulat tumpul. Ranjang merah muda akan tampak menonjol jika ditempatkan di ruangan berwarna dasar putih polos.

2. Ranjang Susun Single

Ranjang susun biasanya diberikan kepada sepasang buah hati yang tinggal sekamar.

Namun kali ini tidak, ranjang susun hanya mampu memuat seorang anak, karena cuma menyediakan satu tempat tidur di tingkat atas.

Sementara kolong di bawahnya bisa dimanfaatkan untuk area fungsional lain.

Desainnya simpel dengan rangka pipa logam monokrom layaknya ranjang susun khas ’80-an. Tempat tidur anak minimalis satu ini memiliki struktur kokoh sekaligus hemat ruang.

Cocok ditempatkan di kamar berukuran mungil karena fiturnya yang multifungsi.

3. Ranjang Ultra Minimalis

Disebut ultra minimalis karena ranjang berikut hanya berupa papan kayu tebal dilengkapi kaki-kaki dari material yang sama.

Lebar papan cukup luas untuk menjadi alas matras atau kasur dalam berbagai ukuran. Sehingga furniture anak masih akan cocok dipakai hingga dia menginjak remaja.

Lagipula desainnya juga benar-benar sederhana. Hanya memanfaatkan motif asli papan kayu yang dilapisi sentuhan akhir doff.

Tampilannya pun fleksibel untuk menyesuaikan dengan tema dekorasi kamar yang diinginkan.

4. Ranjang Kabinet

Rekomendasi furniture anak berikutnya masih dalam tema tempat tidur. Kali ini unit ranjang yang dilengkapi laci penyimpanan di bagian bawahnya.

Dengan demikian Anda mungkin tidak perlu lagi menambahkan lemari berukuran besar di kamar anak.

Tempat tidur memiliki tinggi seukuran lutut anak remaja, memakai kayu sebagai dalam pembuatannya.

Bagian headboard pun fungsional sebagai rak untuk pernak-pernik kecil yang tidak membahayakan jika terjatuh. Selain tampilannya simpel, ranjang ini juga minimalis dilihat dari segi fungsinya.

5. Ranjang Platform

Ranjang platform memang identik dengan interior bergaya minimalis. Tanpa kaki dan headboard, bentuknya begitu sederhana, serta memiliki ukuran yang aman untuk anak-anak.

Apabila dirasa furniture anak desain minimalis tampak kurang atraktif, Anda bisa bermain dengan motif dan warna bedcover agar nuansa menjadi lebih berwarna.

Lakukan sesekali untuk menyegarkan kembali suasana ruang pribadi buah hati Anda.  

6. Ranjang Kayu Fleksibel

Konsep desain tempat tidur minimalis model susun berikut cukup unik. Bagian atas dan bawahnya sama-sama dapat berfungsi dengan baik meski bertukar posisi.

Dalam posisi awal, bentuknya menyerupai ranjang platform dengan bingkai kayu menjulang ke atas.

Lalu ketika dijungkirbalikkan dengan bingkai kayu berada di bawah, struktur tersebut dapat difungsikan sebagai alas matras baru.

Sementara platform bagian atas masih dapat digunakan seperti sebelumnya. Unik dan minimalis, furniture anak satu ini juga fleksibel untuk menyiasati keterbatasan ruang.

7. Ranjang Sofa Combo

Ranjang sekaligus sofa duduk santai, mengapa tidak?

Item terakhir dalam daftar ini lagi-lagi mengombinasikan dua fungsi dalam satu jenis furniture anak, yaitu tempat tidur sekaligus sofa duduk dengan desain minimalis.

Tampilannya mulus dan sederhana, menggunakan material kayu.

Memiliki bingkai pembatas layaknya ranjang susun, hanya saja rangkanya memakai papan kayu berukuran cukup lebar.

Tidak seperti ranjang susun yang umumnya berupa balok tipis atau pipa logam. Tingginya mirip sofa, sehingga juga nyaman ketika hanya dipakai untuk duduk-duduk.  

Furniture Anak: Meja Belajar Minimalis

Deretan furniture anak selanjutnya merupakan item yang akan mendukung kreativitas mereka, yaitu meja belajar.

Pertimbangan penting dalam memilih meja belajar anak adalah memastikan konstruksinya benar-benar kuat, serta dilengkapi area penyimpanan atau rak yang mudah dijangkau.

1. Meja Belajar Ambalan

Memilih furniture anak ambalan dinding akan menghemat ruang. Selain itu juga fleksibel mengingat ketinggiannya bisa diatur sendiri, baik menyesuaikan dengan postur tubuh anak maupun ukuran kursi.

Selanjutnya, hanya tinggal bagaimana Anda memastikan supaya instalasinya bisa diatur sekokoh mungkin.

Meja belajar anak minimalis model ambalan berikut didesain mirip model konvensiona yang berkaki.

Dilengkapi sejumlah rak dalam berbagai ukuran guna memenuhi kebutuhan anak akan area penyimpanan. Ada rak buku, alat tulis, hingga platform untuk benda-benda koleksi.

2. Pintu Kabinet Fungsional

Masih dengan konsep perabot ambalan. Meja belajar berikutnya tersembunyi pada sebuah kabinet yang terpasang di dinding.

Desainnya begitu personal, ringkas, sekaligus hemat ruang. Fasadnya tampak elegan dan fleksibel untuk segala umur dengan sentuhan akhir motif kayu warna gelap.

Kabinet itupun memuat sejumlah rak dan kompartemen mungil. Fungsinya tentu saja untuk menyimpan benda-benda keperluan tulis menulis.

Sementara atapnya juga bisa digunakan sebagai rak tempat menaruh buku-buku bacaan.

Meja belajar baru akan tersedia ketika pintu kabinet terbuka. Pintu itu dibuat dengan mekanisme buka tutup vertikal sehingga sisi bagian dalam pintu bisa difungsikan sebagai alas meja.

Ketika sedang dibiarkan menganggur, meja belajar dapat ditutup agar tidak mengganggu ruang gerak. 

3. Meja Papan Ambalan Lipat

Pilihan meja belajar satu ini bahkan semakin praktis. Cuma berupa sebilah papan kayu mulus dengan rangka mounting untuk dipasang di dinding.

Di sisi lain, rak-raknya merupakan item terpisah, tetapi masih menerapkan desain ambalan yang sama.

Komponen engsel telah terpasang pada bagian rangka sehingga papan tersebut bisa dilipat ke bawah ketika sedang tidak digunakan.

Tampilannya furniture anak satu ini juga sederhana, memanfaatkan motif kayu alami dengan membubuhkan sentuhan akhir mengilap.

4. Meja Konvensional Scandinavia

Bagi Anda yang belum familiar dengan furniture anak berkonsep wall-mount atau ambalan, boleh menyimak rekomendasi satu ini.

Furniture anak berikut merupakan meja konvensional ala Scandinavia yang tentunya identik dengan nuansa minimalis.

Ada permukaan kayu dengan laci-laci di bawahnya diapit oleh kaki-kaki meja. Hanya saja, jangan mengira kalau model semacam itu terlalu tua buat anak Anda.

Sebaliknya, meja konvensional satu ini lekat dengan dunia masa kini. Karena memang dibuat untuk anak-anak, pilihan warnanya pun bisa Anda sesuaikan.

5. Meja Belajar Sudut

Ada banyak opsi yang bisa diterapkan untuk mendukung proses pendidikan anak. 

Meja belajar anak minimalis berikut salah satunya. Meja sudut minimalis yang pas dipasang di dekat jendela.

Tujuannya agar senantiasa memperoleh pencahayaan terbaik siang dan malam. Ukurannya cukup luas untuk menempatkan gawai digital berikut peralatan tulis menulis.

Soal tampilan, permukaannya mempertahankan motif kayu. Sementara kaki-kakinya memanfaatkan papan kayu lebar yang diberi warna berbeda.

6. Meja Simetris

Dua anak yang berbagi kamar tak mungkin belajar secara bergantian.

Maka dari itu, orang tua perlu memilih furniture anak sesuai kebutuhan, misalnya dengan menempatkan meja belajar lebar yang akan cukup untuk dua orang sekaligus.

Model meja belajar minimalis berikut memiliki desain klasik. Panjangnya sama dengan lebar ruangan dan memberikan ruang yang cukup.

Pada setiap ujung meja bagian bawah tersedia laci penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing anak. 

7. Meja Sudut Kembar

Apabila lebar kamar berbagi tak memungkinkan untuk meja belajar panjang, Anda bisa mempertimbangkan opsi meja sudut.

Pastikan masing-masing bidangnya cukup untuk kebutuhan belajar kedua buah hati Anda.

Rekomendasi furniture anak berikut masih menerapkan desain minimalis.

Kali ini berupa meja sudut ambalan dinding tanpa kaki, tetapi memiliki kabinet serta rak yang menjulang hingga ke langit-langit.

Tentu saja, sebab dua orang anak pasti membutuhkan ruang penyimpanan lebih besar.

Kamar Set Anak Minimalis

Sebagian orang tua tak punya banyak waktu untuk memilih-milih furniture anak.

Jika Anda salah satunya, cobalah tengok berbagai model perabot kamar anak yang dibuat dalam rangkaian.

Satu konsep besar untuk macam-macam furniture, mulai dari ranjang, meja kursi, lemari, sampai mainan.

1. Kamar Set Anak Ultra Minimalis

Tidak berlebihan jika kami menyebutnya ultra-minimalis. Pasalnya setiap unit, yaitu ranjang, nakas, dan lemari dalam kamar set anak minimalis berikut memang benar-benar simpel.

Semuanya berwarna netral putih dengan permukaan yang tegas dan rata.

2. Kamar Set Natural

Berbeda dengan kamar set yang kedua, memunculkan nuansa natural lewat pilihan warna hijau dan krem, di tengah dominasi motif kayu.

Warna-warna berbeda hanya diterapkan di bagian luar, seperti pada lemari, pintu kabinet, laci bawah ranjang, serta laci meja belajar.

Memilih kamar set satu ini akan memudahkan Anda menentukan tema dekorasi kamar anak. Cukup menyesuaikan warna dinding atau lantai sesuai dengan corak pada unit-unit kamar set.

3. Kamar Set Chic untuk Putri

Kamar set anak minimalis berikutnya cocok untuk anak perempuan. Apabila alokasi ruangan untuk anak Anda cukup mungil, kamar set ini akan menjadi pilihan tepat.

Setiap unitnya berdimensi mungil guna menyesuaikan dengan ruangan yang terbatas. 

Dengan tema serba chic, sudah tersedia ranjang besi, meja nakas, seperangkat meja kursi minum teh, serta rak ambalam yang semuanya mendapatkan sentuhan warna putih.

4. Kamar Set Anak Minimalis Natural

Furniture anak bernuansa kayu cocok buat segala umur. Apalagi jika desainnya modern seperti kamar set berikut.

Unsur kayu mendominasi permukaan unit perabot dalam kamar set. Ada lemari kayu yang memiliki batang gagang pintu putih.

Meja dan rak ambalan, masing-masing juga bermotif kayu dan warna putih. Demikian pula ranjang serta kabinet meja yang berkonsep sama, hanya menyisakan laci berwarna putih.

5. Kamar Set Ruang Berbagi

Menentukan tema interior untuk ruangan berbagi dua anak, akan lebih singkat jika Anda menggunakan kamar set.

Setiap rangkaian perabot pasti sudah disesuaikan untuk kebutuhan kamar berbagi. Terutama soal pilihan perabot yang biasanya didesain kembar.

Jika dimensi ruangan tidak memungkinkan, pilihlah kamar set anak minimalis yang hanya mengusung unit ranjang atau meja belajar kembar.

Sementara furniture anak jenis lainnya cukup satu unit, tetapi ukurannya pas buat memenuhi kebutuhan buah hati. 

Sumber:
https://decoratw.com/14-tips-for-choosing-furniture-for-childrens-rooms-plus-photos/
http://www.home-designing.com/kids-study-room-design-ideas-accessories-tips-inspiration-photos
https://oscarfurniturestore.com/7-tips-memilih-box-bayi-yang-bagus/
https://hamil.co.id/bayi/tips-memilih-box-bayi
https://www.halodoc.com/artikel/ini-usia-ideal-anak-boleh-punya-kamar-sendiri
https://essenziale-hd.com/2018/02/22/how-to-choose-furniture-for-a-kids-room-12-useful-tips/
https://www.archify.com/id/archifynow/tips-memilih-furniture-untuk-anak
https://www.residencestyle.com/10-steps-to-help-you-choose-the-right-kids-beds/


    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Main Menu